Peluang Usaha Jamur Sawit Beromzet Puluhan Juta Per Bulan

 

Foto Jamur Sawit
Peluang Usaha Budidaya Jamur Sawit Beromzet Puluhan Juta Rupiah

Pancurajipost.com - Jamur Sawit adalah jamur yang tumbuh di tankos TKKS (Tandan Kosong  Kelapa Sawit). Disebut juga jamur merang tandan sawit.

Masyarakat disekitar perkebunan kelapa sawit biasanya setelah bekerja, mereka menyempatkan untuk mencari jamur sawit di sekitar perkebunan yang telah disebar tankos. Penyebaran tankos bertujuan untuk menyburkan tanaman sawit dan biasanya TKKS diletakan disekitar pohon sawit.

Tankos tangkos yang berserakan di sekitar pohon sawit lama lama akan membusuk dan timbul jamur jamur merang sawit yang biasa masyarakat konsumsi. Namun anda yang masih baru harus teliti, selain jamur sawit yang tumbuh di tankos, ada juga jamur lain yang tumbuh dengan ciri khas bentuk yang berbeda dan tidak baik untuk dikonsumsi. Sehingga masyarakat harus jeli dalam memilih jenis jamur merang sawit yang bisa dimakan.

Kandungan Gizi Jamur Sawit dan Manfaat Jamur Sawit

Menurut Onesearch.id, dalam penelitian yang dilakukan pada kandungan gizi jamur merang yang tumbuh pada media alami tankos TKKS kelapa sawit menunjukkan kandungan nutrisi yang baik dan penting pada jamur merang kelapa sawit yaitu :

  • Energi kasar 4033,2 kal/gr, 
  • Protein kasar 43,32 %, 
  • Lemak kasar 1,29 %, 
  • Kalsium 0,28 %, 
  • Fosfor 1,69 %, 
  • Kadar abu 11,90 %, 
  • Kadar air 21,96, dan 
  • Serat kasarnya 15%.

Nilai gizi tersebut contohnya golongan lemak kasar (bagian dari lemak nabati) yang mengandung fitosterol yang bisa mencegah tubuh dari serangan penyakit. Oleh sebab itu penting mengkonsumsi jamur kelapa sawit supaya membantupada proses pertumbuhan dan menjaga kesehatan.

Mengapa memilih Budidaya Jamur Merang Sawit ?

Budidaya Jamur Merang dengan media Tankos Sawit sangat mudah dilakukan oleh siapa saja yang ingin membuka usaha Jamur Sawit. Bahan  dan sarana prasarana yang diperlukan juga tergolong mudah dan mudah didapat. Selain itu juga Rasanya yang enak dan bergizi membuat jamur ini menjadi sebuah pilihan yang tepat untuk anda yang bingung membuka usaha.

Cara Budidaya Jamur Sawit

Siapa sangka, seiring perkembangan zaman, Jamur Sawit telah dibudidayakan oleh para petani sawit sebagai usaha sampingan yang menghasilkan. Rasanya yang khas dan enak, membuat jamur sawit ini laris dipasaran baik yang belum diolah maupun yang telah diolah menjadi makanan ringan/cemilan.

Berikut ini adalah tata cara budidaya jamur merang  dengan media tankos sawit kosong :

Proses Awal

Limbah TKKS (Tandan Kosong  Kelapa Sawit) kita ambil dari perusahaan. jika anda mempunyai kerabat sering menjual Buah Kelapa Sawit ke Perusahaan, kita bisa meminta kepada mereka untuk mengambilkan Limbah TKKS dari pabrik sebanyak 1 truk. Biasanya anda membayar ke mereka dengan jumlah uang Rp.100.000 sebagai ganti transport angkut tergantung tarif yang mereka tawarkan kepada anda, atau kadang malah mereka tidak mau dibayar.

Setelah anda medapatkan Limbah TKKS, diamkan terlebih dahulu di suatu tempat yang aman selama 1  minggu, dengan tujuan untuk menghilangkan gas panas dan minyak yang terkandung di Limbah TKKS tersebut. Selama proses ini, tankos di bolak balik agar minyak yang masih menempel berkurang.

Proses Perendaman

Proses perendaman tankos sawit kosong
Proses perendaman tankos sawit kosong di bak terpal persegi

Setelah satu minggu dibiarkan, selanjutnya adalah proses perendaman dengan media air biasa dan lama peredaman sekitar 5-7 hari.

Media perendaman bisa berupa kolam semen, atau anda bisa membuat kolam dari terpal yang bisa menampung sebanyak tankos yang ada.

Proses Fermentasi Budidaya Jamur Sawit 

Proses fermentasi budidaya jamur sawit
Proses fermentasi budidaya jamur sawit
Selanjutnya setelah perendaman, Tankos Sawit di angkat dan dipindahkan ke lantai semen/terpal supaya untuk menghilangkan kadar air ketika proses perendaman.

Proses selanjutnya adalah Fermentasi dengan mencampurkan Dedak dan Dolomit dengan ukuran 1: 1 atau bisa juga 1 : 0.7. Misalnya dedak 80 Kg, maka Dolomitnya 50/Kg.

Setelah tercampur rata, langkah selanjutnya adalah taburkan campuran tersebut keseluruh permukaan tankos sampai rata. dan diamkan selama 15 hari. Jangan lupa tankos tersebut ditutup menggunakan timbunan atau pastik/terpal dan tidak bocor terkena air hujan.

Proses Penguapan dan Pasteurisasi

Penusunan Tankos fermentasi di rak rak yang telah disediakan
Penusunan Tankos fermentasi di rak rak yang telah disediakan
Setelah 15 hari, langkah selanjutnya adalah proses penguapan. Namun sebelumnya Tankos tersebut disusun di gubuk khusu penampungan tankos dengan sekeliling dan atap tertutup plastik rapat.

Pembuatan lumbung ini anda membutuhkan banyak plastik atau terpal untuk menutup semua area yang didalamnya terdapat rak rak penampungan tankos.
Proses Penguapan di Lumbung Rak - Rak Tankos Kelapa Sawit
Proses Penguapan di Lumbung Rak - Rak Tankos Kelapa Sawit
Kemudian buat Pembangkit uap bisa dilakukan dengan memakai 2 -4 buah drum tangki (200 ) yang disambung dengan pipa bambu dan paralon ke lumbung. 

Tangki diisi air dan dibaringkan diatas tungku diluar kumbung,kemudian disambung dengan pipa bambu (yang menempel pada tangki) serta pipa paralon yang tidak tipis ke kumbung. 

Didalam lumbung, pipa ini berlubang lubang berfunggsi untuk mengeluarkan uap air panas yang datang dari air dalam tangki yang dididihkan. 

Untuk ukuran pipa paralon yaitu sekitar 2-3 cm. Pipa paralon ditempatkan diatas lantai lumbung ditengah-tengah ruang/disela sela rak, serta tiap-tiap meternya di beri lubang kurang lebih 8 lubang untuk mengeluarkan uap panas. Proses penguapan selama 8 Jam dengan suhu rata rata 70 C.

Setelah proses pasteurisasi dilakukan biarkan udara-udara segar untuk masuk hingga temperatur turun mencapai 30-50°C. Penurunan temperatur sekitar  ± 24 jam.

Proses Penaburan Bibit Jamur Merang

Proses Tabur bibit Jamur merang kelapa sawit
Proses tabur bibit Jamur merang kelapa sawit
Setelah temperatur turun jadi 30-35°C, langkah selanjutnya adalah menyiapkan bibit jamur merang.

Bibit yang dibutuhkan sekitar 1-6% dari berat basah media, bergantung pada strain bibit. Bibit yang dipakai , terlebih dahulu dipisahkan hingga tak berbentuk gumpalan lagi. 

Kemudian Bibit disebarkan ke semua permukaan tankos sawit, Untuk rack bedengan dengan panjang 3 mtr. serta lebar 1 mtr. diperlukan 4-6 botol bibit berkapasitas 500 ml. 

Sesudah bibit ditempatkan, kemudian  tutup jendela serta pintu kumbung selama 5 hari. 

Proses Penyiraman

Proses Penyiraman menggunakan media air jamur merang sawit
Proses penyiraman menggunakan media air  
Setelah 5 hari lalu disiram dengan menggunakan tanki berisi air biasa dan siram tipis tipis keseluru permukaan tankos. Biasanya pada hari pertama penyiraman akan tumbuh bibit bibit jamur yang telah ditanam.

Bibit jamur mulai tumbuh di tankos sawit
Bibit jamur mulai tumbuh di tankos sawit

Delapan hari sesudah bibit  ditanam, usahakan supaya sinar matahari bisa masuk ke kumbung untuk mempercepat pembentukan primodia jamur. 

Sesudah primodia jamur  terbentuk, hembusan angin yang sejuk sangat dibutuhkan untuk mempercepat perubahan badan buah jamur.

Setelah 12 hari bisanya jamur akan tumbuh dan siap menghasilkan untuk di panen.

Tips :

Jamur yang terdapat di Indonesia tumbuh subur di temperatur 30-35°C. Selubung plastik bisa dipakai untuk menambah temperatur.

Cara diatas bisa berbeda dengan cara didaerahlainnya. Anda bisa berexsperimen sendiri agar proses pembuatan jamur merang sawit bisa lebih cepat dan produktif.

Bangunan Rangka Kumbung dianjurkan menggunakan Baja Ringan

Kumbung Baja Ringan Untuk Jamur Merang Sawit
Kumbung Memakai Baja Ringan Untuk Jamur Merang Sawit
Hal yang haris diperhatikan pada Kumbung adalah Penyakit yang biasa menyerang disekitar kumbung adalah gurem atau rayap. 
Foto Gambar Gurem Hama Penyakit Ternak
Foto  Gurem Hama Penyakit TernakAyam
Dengan berbahan baja ringan, maka kumbung akan aman dan awet dari serangan kutu kutu yang menghampiri sekitar tankos sawit.

Dari segi modal mungkin lebih mahal menggunakan rangka baja ringan dari pada memakai rangka bambu. Untuk kumbung yang menggunakan baja ringan bisa bertahan lebih dari 15 tahun, dan jika menggunakan rangka bambu hanya bertahan sekitar 2 -3 tahun saja.

Namun jika modal anda pas pasan, memakai rangka apapun bisa yang penting menghasilkan. dan jika sudah menghasilkan dan prospek bisnis jamur ini menjanjikan, apa salahnya lebih serius untuk berinvestasi lebih menggunakan rangka baja ringan.

Bagaimana cara pemasaran jamur merang sawit ?

Jamur Sawit Segar Siap di Jual
Jamur Sawit Segar Siap di Jual
Untuk memasarkan hasil jamur merang sawit, bisa lansung dijual ke konsumen dengan dibungkus. Harga Perkilo biasa dijual Rp.15 - Rp.25 ribu tergantung lokasi anda.

Namun jika anda ingin mengolah sebelum dijual, ada tips ne supaya hasil penjualan Jamur Sawit makin meningkat keuntungan berlipat.

Cara Mengolah Jamur Sawit menjadi Cemilan Sehat

Untuk membuat makanan ringan, cemilan jamur sawit krispi itu gambang banget dan mudah dipraktekan di rumah. langsung saja bahan bahan yang diperlukan adalah :
  • Bubuk Lada secukupnya.
  • Tepung bumbu sajiku atau sejenisnya secukupnya.
  • Air secukupnya
  • dam terakhir pastinya jamur sawit yang telah di belah-belah dan telah direbus terlebih dahulu.
Cara mengolah Jamur Sawit
Bahan Jamur Sawit, Lada Bubuk, Tepung Sajiku dan Air
Cara Pembuatan

Tuangkan tepung bumbu kedalam mangkok dan campurkan lada bubuk 1 sendik makan. untuk lebih jelasnya lihat gambar berikut ini 
Lada dan Tepung Bumbu
Lada dan Tepung Bumbu dicampurkan dan diaduk
Setelah diaduk, kemudian tuangkan air kedalam mangkok sedikit demi sedikit sambil di aduk, hati hati jangan kebayakan airnya nantik terlalu encer.
Tuangkan air putih kedalam mangkok
Tuangkan air putih secukupnya kedalam mangkok
Pastikan ketika mengaduk tidak ada tepung yang masih menggumpal. Adonan jangan terlalu kental dan jangan terlalu encer sekali. hal ini agar nantinya hasil dari pengolahan jamur ini kriuk kriuk.

Setelah selesai mengaduk, kemudian siapkan 1 mangkok lagi dan tuangkan tepung bumbunya namun tanpa menggunakan air dan tambahkan sedikit lada lalu aduk rata.
Siapkan mangkok lagi untuk menunagkan tepung terigu
Tuangkan tepung bumbu di mangkok kedua
Setelah itu masukan jamur sawit ke adonan tepung bumbu basah lalu aduk aduk, sambil nyalakan kompor untuk memanaskan minyak goreng yang telah dipersiapan.

Masukan Jamur Sawit di adonan Basah
Masukan Jamur Sawit di adonan Basah lalu aduk aduk
Setelah itu masukan jamur yang telah diolesin tepung basah ke mangkok kedua yang berisi tepung kering. Proses memasukan jamurnya satu satu, jangan sekaligus lalu lumuri pelan pelan dengan tepung kering, agar ketika digoreng akan terpisah dan krispi.

Setelah itu goreng dengan miyak secukupnya dengan api sedang kemudian dibolak balik kurang lebih 2-3 menitan atau setengah matang, kemudian tiriskan, 
Goreng Setengah Matang Jamur Sawit
Goreng Setengah Matang Jamur Sawit
Setelah ditiris lanjut lagi sampai jamur tergoreng semua. Ingat menggoreng setengah matang aja yah. Setelah tergoreng semua. lalu proses ini penting agar hasilnya krispi kriuk kriuk dengan cara digoreng lagi yang kedua kalinya. ketika warna sedikit berupah dan matang tiriskan. Hati hati jangan sampai gosong, agar para pembeli merasa senang dan nantinya terjual habis di pasaran.

Selamat membuka usaha baru, semoga sukses selalu yah...Amiiinnn.

Jamur Krispi dengansaos seperti rasa ayam kres kres
Taraaa....Jamur Sawit Siap dijual dipasaran.
Next Post Previous Post
No Comment
Add Comment
comment url