Review Istana Kadriah Kesultanan Pontianak Kalimantan Barat

 Pancurajipost.com - Istana Kadriah Kesultanan Pontianak adalah Wisata Sejarah, cikal bakal berdirinya Kota Pontianak, dibangun sekitar tahun 1771 M atau 1185 H dan selesai pembangunanya dalam jangka waktu 7 (tujuh) tahun yaitu pada tahun 1778 atau 1192 H.

Istana Kadriah Kesultanan Pontianak Kalimantan Barat Foto
Istana Kadriah Kesultanan Pontianak Kalimantan Barat Foto

Namun sebelum Istana Kadriah dibangun, Dua tahun sebelumnya telah berdiri Masjid Jami' Sultan Syarif Abdurrahman yang berada di pinggir sungai dengan jarak sekitar 290 meter dari Istana Kadriah.

Berdasarkan undang undang republik Indonesia No. 5 Tahun 1992 dan No. 11 Tahun 2010, Istana Kadriah Kesultanan Pontianak telah menjadi salah satu Benda Cagar Budaya yang ada di Indonesia yang dilindungi dan dilestaikan keberadaannya.

Alamat Istana Kadriah Kesultanan Pontianak

Istana Kadriah Kesultanan Pontianak beralamatkan di Jl. Tj. Raya 1, Kelurahan Dalam Bugis, Kecamatan Pontianak Timut., Kota Pontianak, Kalimantan Barat.

Kodepost Istana Kadriah Kesultanan Pontianak : 78243

No telpon Istana Kadriah Kesultanan Pontianak : 088258466422

Google Map Istana Kadriah Kesultanan Pontianak

Jalur Transportasi Menuju Istana Kadriah Kesultanan Pontianak

Geser gambar untuk melihat Gapura Pintu masuk ke Istana Kadriah Kesultanan Pontianak

Istana Kadriah Kesultanan Pontianak berada di 400 meter dari 3 (tiga) pertemuan Sungai yaitu Sungai Kapuas Besar, Sungai Kapuas Kecil  dan Sungai Landak. Diseberang Sungai Terdapat Waterfront Pontianak dan Alun Alun Pontianak 

Untuk sampai ke Istana Kadriah Kesultanan Pontianak bisa dilalui dengan 2 jalur yaitu jalur air dan jalur darat.

Untuk jalur air bisa menggunakan speedboat. Jalur terdekat dari Waterfront Pontianak ke Istana Kadriah Kesultanan Pontianak dengan waktu 3 menit saja sampai.

Masyarakat dari Kabupaten Sanggau, Sekadau, Sintang dan Malaysia (Pintu PLBN Entikong)   Dari Tugu Ali Anyang menuju Istana Kadriah Kesultanan Pontianak sekitar sekitar 7.5 Km atau sekitar 20 menit berkendara (Tanpa Terjebak Macet) lurus menuju jembatan ambawang kemudian meuju Jalan Tritura ke Jalan Tj. Raya 1.

Sedangkan Para turis yang datang dari luar melalui pintu masuk Bandara Internasional Supadio atau Taman Dirgantara Lanud Supadio Kubu Raya menuju Istana Kadriah Kesultanan Pontianak berjarak sekitar 18.3 Km atau sekitar 37 menit berkendara melalui jalan arteri supadio, jl. Jend. Ahmad Yani menuju  Bundaran Tugu Digulis belok kanan menuju Jl. Imam Bonjol. ke jembatan kapuas 1 belok kiri ke Jalan Tj. Raya 1. Jalur darat bisa dilalui menggunakan kendaraan roda dua dan empat.

Apa yang menarik di Istana Kadriah Kesultanan Pontianak

1. Bangunan Istana Kadriah

Istana Kadriah Kesultanan Pontianak memiliki bangunan yang sangat kuat dan megah dengan desain mirip dengan perahu layar yang besar, dengan lama pengerjaan saat itu sekitar 7 tahun, dibuat dengan bahan bahan berkualitas seperti rangka bangunan dari kayu belian, kayu besi. 

a. Gapura

Gapura Pintu Masuk Istana Kadriah Kesultanan Pontianak
Gapura Pintu Masuk Istana Kadriah Kesultanan Pontianak
Sebelum memasuki area bangunan Keraton, anda akan melihat gapura yang berfungsi sebagai pintu masuk memasuki Istana.

Diatas gapura terdapat ruangan yang pada zaman dahulu berfungsi sebagai pengawas Prajurit Istana yang mengawasi seluruh tamu, masyarakat yang berkunjung ke Istana.
Gapura Istana Kadriah Kesultanan Pontianak Masa lalu
Gapura Istana Kadriah Kesultanan Pontianak Masa lalu Foto (Bagus Darmadi)

b. Depan Istana Kadriah

Depan Halaman Istana Kadriah Kesultanan Pontianak
Depan Halaman Istana Kadriah Kesultanan Pontianak Foto (Nazib Mubarak)
Dari depan terlihat 3 meriam mungil berjejer rapi dilengkapi dengan roda untuk menggeser dan menggerakan meriam ke posisi yang tepat.

Meriam meriam kuno ini berjumlah tiga belas yang terletak di luar dan dalam Istana yang pembuatannya berasal dari perancis dan portugis. Ukuran meriamnya ada yang pendek dan ada yang panjang.

Diperkirakan meriam-meriam ini memiliki daya dorong yang sangat kuat untuk menghalau musuh jika dilihat dari berat meriam yang hanya mampu digerakan oleh 2 orang atau lebih.
Jenis Meriam Kuno Panjang dan Pendek di Istana Kadriah Kesultanan Pontianak
Jenis Meriam Kuno Panjang dan Pendek buatan Portugis dan Perancis di Istana Kadriah Kesultanan Pontianak

c. Ruang Mimbar

Ukiran Tempat Duduk bahan Kayu Jati di Istana Kadriah Kesultanan Pontianak
Ukiran Tempat Duduk bahan Kayu Jati di Istana Kadriah Kesultanan Pontianak
Ruang mimbar Istana Kadriah Kesultanan Pontianak dengan ruang yang menjorok kedepan dahulunya dipergunakan untuk raja mengamati area pertemuan sungai landak dan kapuas yang dulunya sebagai jalur pintu masuk Istana dan Jalur Perdagangan sekaligus sebagai tempat bersantai Raja.

d. Ruang Singgasana

Ruang SInggasana Raja dan Permaisuri di Istana Kadriah Kesultanan Pontianak
Ruang Singgasana Raja dan Permaisuri di Istana Kadriah Kesultanan Pontianak
Pada ruang singggasana di Istana Kadriah Kesultanan Pontianak terdapat dua kursi Raja dan Permaisuri, sekeliling ruangan dominan warna kuning dan berderet foto fofo raja raja dan keluarga.

Di sebelah kanan dan kiri terdapat cermin besar yang berasal dari Negara Prancis pada tahun 1823. Cermin ini dalam bahasa inggris dinamakan "The Thousand Mirror" atau dalam bahasa indonesia dinamakan Cermin/Kaca Seribu.
TheThousand Mirrors
TheThousand Mirrors

e. Ruang Pusaka dan Kamar Tidur Raja

Kamar Tidur Sultan di Istana Kadriah Kesultanan Pontianak Foto
Kamar Tidur Sultan di Istana Kadriah Kesultanan Pontianak Foto (Daniel Agus Dinar)
Istana Kadriah Kesultanan Pontianak masih mempunyai sisa sisa koleksi benda- benda bersejarah karena sebagaian peninggalan Istana di bawa tentara tentara jepang kala itu.

Namun demikian, anda masih bisa melihat peninggalan bersejarah di ruang pusaka ini diantaranya beragam perhiasan yang dipakai keluarga kerajaan secara turun temurun.

Diruang pusaka di ujung bangunan mirip sekali dengan ruangan kapal, tidak sembarangan orang boleh masuk di lokasi yang satu ini tanpa sepengetahuan Juru Istana.

Berbagai benda kuno diantaranya benda pusaka, guci, benda artefak, barang pecah belah, arca dan foto raja dan keluarga Sultan .

Anda juga bisa melihat kamar tidur raja, baju raja, baju permaisuri dan lain lain, namun harus seizin petugas disana.


2. Spot Foto

Istana Kadriah Kesultanan Pontianak sebagai area spot foto yang menarik bagi sebagian wisatawan yang datang. 

Banguan dengan ukiran dan ciri khas Melayu ini, memberikan keunikan dan Daya pikat tersendiri tentang keperkasaan Istana Kadriah Kesultanan Pontianak pada masanya dengan dibuktikan dengan megahnya dan besarnya bangunan kala itu.

3. Wisata Sejarah

Istana Kadriah Kesultanan Pontianak sebagai tujuan wisata Para Pemburu Sejarah dan para keturunan keraton yang mungkin masih ada kaitan dengan keraton keraton di penjuru tanah air dan luar negeri seperti Malaysia, Bruney dan Singapura.

Sejarah Singkat Istana Kadriah Kesultanan Pontianak

Istana Kadriah Kesultanan PontianakJaman Dulu Foto
Istana Kadriah Kesultanan PontianakJaman Dulu Foto (Datuk Kalu)

Sayyid Syarif Abdurrahman Alkadrie (1738-1808M) adalah Raja Pertama Istana Kadriah Kesultanan Pontianak.

Ketika muda,Syarif Abdurrahman suka mengembara dan berkunjung ke berbagai daerah di Nusantara ini melalui jalur air serta melakukan perdagangan di berbagai Negara

Pada masa Habib Husein Alkadrie yaitu seorang Ulama tersohor Kerajaan Mempawah dan menjadi Hakim agama kerajaan Matan wafat pada tahun 1770M.

Sayyid Syarif Abdurrahman Alkadrie dan rombongan keluarganya mencari tempat  pemukiman baru dan akhirnya rombingan Syarif Abdurrahman Alkadrie sampai di persimpangan tiga sungai yaitu sungai landak, Sungai kapuas besar dan kecil.

Syarif Abdurrahman ternyata jatuh hati dengan tempatnya yang indah ini, sehingga memutuskan untuk tinggal dan membangun peradaban baru tepatnya tanggal 23 oktober 1771M (14 Rajab 1181H). Sehingga Tanggal 23 Oktober setiap tahunnya diperingati sebagai hari ulang tahun Kota Pontianak. 

Pembangunan Istana Kadriah Kesultanan Pontianak

Istana Kadriah Kesultanan Pontianak dibangun sekitar tahun 1771 M atau 1185 H dan selesai pembangunanya dalam jangka waktu 7 (tujuh) tahun yaitu pada tahun 1778 atau 1192 H.

Namun sebelum Istana Kadriah dibangun, Dua tahun sebelumnya telah berdiri Masjid Jami' Sultan Syarif Abdurrahman yang berada di pinggir sungai dengan jarak sekitar 290 meter dari Istana Kadriah.

Penobatan Sultan

 Dengan memakan waktu yang sangat lama, sekitar 7 tahun pembangunan, akhirnya Istana Kadriah Kesultanan Pontianak pun selesai.

Tidak lama berselang kemudian Sayyid Syarif Abdurrahman Alkadri di nobatkan menjadi sultan pertama Kesultanan Pontianak. 

Istana Kadriah Kesultanan Pontianak dalam perkembangannya telah mengalami beberapa renovasi tanpa merubah bentuk dan warna. 

4. Para Sultan yang pernah memimpin Istana Kadriah Kesultanan Pontianak

Berikut ini adalah daftar Istana Kadriah Kesultanan Pontianak

Nama SultanLama MemerintahTahun Lahir dan Wafat
Sultan Syarif Abdurrahman Alkadrie
bin Syarif Hussein Alkadrie
27 Oktoner 1771 – 28 Februari 18081742 - 1808
Sultan Syarif Kasim Alkadrie
bin Sultan Syarif Abdurrahman Alkadrie
28 Februari 1808 – 25 Februari 18191766 - 1819
Sultan Syarif Usman Alkadrie
bin Sultan Syarif Abdurrahman Alkadrie
25 Februari 1819 – 12 April 18551777 - 1860
Sultan Syarif Hamid I Alkadrie
bin Sultan Syarif Usman Alkadrie
12 April 1855 – 22 Agustus 18721802 - 1872
Sultan Syarif Yusuf Alkadrie
bin Sultan Syarif Hamid I Alkadrie
22 Agustus 1872 – 15 Maret 18951850 - 1895
Sultan Syarif Muhammad Alkadrie
bin Sultan Syarif Yusuf Alkadrie
15 Maret 1895 – 24 Juni 19441872 - 1944
Mayjen KNIL Sultan Hamid II
(Sultan Syarif Hamid II Alkadrie
bin Sultan Syarif Muhammad Alkadrie
27 Oktober 1945 – 19501913 - 1978
Sultan Syarif Abubakar Alkadrie
bin Syarif Mahmud Alkadrie
bin Sultan Syarif Muhammad Alkadrie
15 Juni 2004 – 31 Maret 20171944 - 2017
Sultan Syarif Machmud Melvin Alqadrie
bin Sultan Syarif Abubakar Alkadrie
15 Juli 2017 – Sekarang1974 - ........

Pertanyaan yang sering ditanyakan di Istana Kadriah Kesultanan Pontianak

Berapa tarif masuk ke Istana Kadriah Kesultanan Pontianak?

Untuk tarif masuk ke Istana Kadriah Kesultanan Pontianak gratis, Namun jika anda ingin suka rela menyumbang ke petugas kebersihan sangat dipersilahkan, karena mereka adalah garda terdepan dalam merawat dan menjaga warisan Cagar Budaya Ini.

Apakah ada MCK di Istana Kadriah Kesultanan Pontianak?

Ya, Istana Kadriah Kesultanan Pontianak ada MCK nya.

Kapan Waktu yang tepat berkunjung ke  Istana Kadriah Kesultanan Pontianak?

Waktu yang tepat kesini ketika HUT Kota Pontianak. Banyak kegiatan dan atraksi menarik disekitar  Istana Kadriah Kesultanan Pontianak.

Kapan Buka dan tutup di  Istana Kadriah Kesultanan Pontianak?

Istana Kadriah Kesultanan Pontianak buka setiap hari mulai pukul 10.00 - 17.00 WIB

Jika kami membawa rombongan banyak, baiknya langsung datang ke Istana Kadriah Kesultanan Pontianak atau bagaimana?

Untuk pengunjung rombongan diusahakan mengabari terlebih dahulu, minimal H-1. Agar pihak Istana bisa mempersiapkan dengan baik kedatangan anda mulai dari tourguide yang tahu sejarah, kuliner, oleh oleh dari Istana Kadriah Kesultanan Pontianak. Hubungi No petugas yang tertera di atas.

YH Reporter
YH Reporter Saya adalah Seorang IT dan Penulis, Pernah Bekerja di Instansi Pemerintahan dan Swasta. Sumbangsih kepada Negara dengan mengangkat tulisan di Sektor Wisata sebagai 5 besar penggerak perekonomian Indonesia.

Posting Komentar untuk "Review Istana Kadriah Kesultanan Pontianak Kalimantan Barat"